TEGAP.MY.ID
Hari A · Pull · 2 set × 20–30 dtk

Dead Hang — Dekompresi & Grip

Dead hang adalah gerakan paling sederhana di program ini: cuma menggantung di pull-up bar. Tapi manfaatnya luar biasa — dekompresi tulang belakang setelah seharian duduk, kekuatan grip yang menjadi fondasi semua gerakan tarikan, dan persiapan tubuh untuk chin-up.

Otot Target

Grip strength (otot lengan bawah dan tangan), dekompresi pasif tulang belakang, peregangan lat dan bahu, mobilitas sendi bahu.

Cara Melakukan Dead Hang

  1. Step 1 Pegang bar: Gantung di pull-up bar dengan tangan selebar bahu, telapak menghadap depan (overhand grip).
  2. Step 2 Lepas tubuh: Biarkan tubuh menggantung penuh. Kaki rileks di udara — tidak menyilang, tidak menahan.
  3. Step 3 Bernapas: Bernapas tenang dan biarkan gravitasi merentangkan tulang belakang. Tangan menggenggam erat dengan ibu jari mengunci di sekitar bar.
  4. Step 4 Tahan: Tahan 20–30 detik untuk pemula. Naik bertahap sampai 60 detik dalam 6 bulan.

Kunci Form yang Benar

3 Kesalahan Umum

  1. Berhenti karena takut grip lepas — itu yang justru harus dilatih. Tahan beberapa detik lagi setelah grip mulai lemah.
  2. Mengayun-ayun — bukan dead hang, dan bisa cedera bahu. Tubuh harus diam.
  3. Loncat turun keras — turun dengan kontrol. Idealnya pakai bangku untuk turun, atau kaki menyentuh lantai dulu.

Manfaat Dead Hang

Berapa Lama Tahan?

LevelDurasiIndikator
Pemula20 detikMulai dari sini
3 Bulan40 detikGrip mulai terasa kuat
6 Bulan60 detikSiap untuk chin-up rutin

Dead Hang Setiap Hari?

Boleh — dead hang termasuk latihan ringan yang aman dilakukan setiap hari. Banyak orang menambahkan 30 detik dead hang sebelum tidur sebagai rutinitas postur. Cocok untuk yang punya pull-up bar di rumah.

Tapi di program Tegap, dead hang dilakukan 2 set × 20–30 detik di akhir Hari A sebagai recovery aktif untuk tulang belakang.

Mulai latihan →

Gerakan Terkait